Tepco Tak Perpanjang Kontrak Gas dengan Indonesia
Selasa, 09 Jan 2007 10:46 WIB
Tokyo -
Tokyo Electric Power Co (Tepco) memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pembelian LNG dari Alaska dan Indonesia yang akan berakhir pada 2009.Menurut laporan dari Nikkei dalam edisi Selasa (9/1/2007) pagi, Tepco ingin mendiversifikasi pemasok LNG-nya.Pada tahun fiskal 2005, Tepco secara total membeli 16,6 juta ton LNG, yang setara dengan 30 persen impor LNG Jepang. Dari pembelian LNG itu, sebanyak 920.000 ton dari Alaska dan 130.000 ton dari lapangan gas Arun.Proyek Alaska dan Indonesia telah mulai berproduksi sejak 1964 dan 1984, dan berakhir pada Maret dan Desember 2009. Tepco tengah berupaya mencari sumber-sumber gas lainnya. Pada tahun 2006, Tepco sudah mulai mengimpor LNG dari Australia dengan nilai 2 juta ton per tahun. Dan pada tahun 2008, Tepco dijadwalkan mendapat 1,5 juta ton LNG dari Proyek Sakhalin 2 Rusia.
(qom/ir)










































