Depperin Minta Bea Masuk Chasis Dinaikkan

Depperin Minta Bea Masuk Chasis Dinaikkan

- detikFinance
Selasa, 09 Jan 2007 17:23 WIB
Purwakarta - Menteri perindustrian Fahmi Idris meminta bea masuk chasis yang saat ini sebesar 5 persen dinaikkan, dengan pertimbangan industri dalam negeri telah mampu memproduksi."Chasis dari luar diberlakukan 5 persen bea masuknya. Kalau kapasitas produksi domestik cukup kuat, maka bea masuknya untuk jenis yang sama seyogyanya harus ditinjau untuk diharmonisasikan dengan dinaikan," jelas Fahmi.Ia menyampaikan hal itu usai peresmian chasis berbahan bakas gas PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMMI) di pabrik Hino di Purwakarta Jawa barat, Selasa (9/1/2007).Hal seperti ini terjadi pada bea masuk bahan baku komponen, yang sebelum ada harmonisasi tarif mencapai 10-15 persen, sementara bea masuk komponen itu sendiri 5 persen. Pemerintah pun menyesuaikan dengan merendahkan bea masuk bahan baku komponen."Saya minta Gaikindo mengkaji usulan. Saya akan mendukung asal rasional dalam konteks kebijakan pemerintah mengembangkan industri otomotif. Saya akan koordinasi dengan tim harmonisasi tarif di bawah depkeu untuk melakukan peninjauan," tambah Fahmi.Menurutnya, peninjauan bea masuk bertujuan sebagai instrumen proteksi dan sekaligus mendorong pertumbuhan industri. Kalau dianggap kebijakan fiskal itu menghambat, maka harus ada peninjauan. Namun jika dibutuhkan untuk pertumbuhan, maka instrumen itu harus diaktifkan. (arn/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads