Pasokan Beras Belum Normal

Pasokan Beras Belum Normal

- detikFinance
Rabu, 10 Jan 2007 12:29 WIB
Jakarta - Pasokan beras ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta hingga hari ini masih belum normal. Akibatnya, harga beras kembali naik hingga Rp 150 per kg.Seretnya pasokan beras sudah terjadi sejak 2 minggu lalu. Distribusi belum pulih menyusul keadaan cuaca yang memburuk di beberapa daerah dan juga masih tersisanya efek liburan Idul Adha dan Tahun Baru."Sejak 2 minggu terakhir pasokan ke PIBC terus turun, dari yang biasanya per hari 2.000 ton ke atas sekarang menjadi 2000 ton ke bawah, dan terus merosot," kata diretur Utama Food Station Pasar beras Cipinang Jaya, Syamsul Hilataha ketika dihubungi detikcom, Rabu (10/1/2007).Operasi Pasar (OP) yang digencarkan pemerintah tampaknya belum menunjukkan hasil. Harga beras masih berkisar pada harga sebelum OP mulai dilaksanakan."Operasi pasar belum menurunkan harga. Harga beras IR 64 kualitas II, masih tetap Rp 4.800 per kg. Padahal sebelumnya harga Rp 4.000 per kg," ujarnya.Masalah cuaca khususnya badai di laut, lanjut Syamsul, tidak akan mempengaruhi perdagangan beras antar pulau. Jalur distribusi selalu ada jalur alternatifnya. Bila terjadi badai di Selat Sunda, jalur distribusi bisa dialihkan melalui Batam, meskipun ada kenaikan harga.Berdasarkan data PIBC, harga beras IR 64 kualitas I naik menjadi Rp 5.200 per kg dari sebelumnya Rp 5.100 per kg. Beras IR 64 kualitas II menjadi Rp 4.950 per kg dari Rp 4.800 per kg, dan beras IR 64 kualitas III naik menjadi Rp 4.700 per kg dari Rp 4.550 per kg.Untuk beras jenis Muncul I naik menjadi Rp 5.300 per kg dari Rp 5.200 per kg. Beras Muncul II naik Rp 5.100 dari Rp 5.000 per kg. Beras Muncul III naik Rp 4.800 dari 4.700 per kg.PIBC mencatat pasokan beras yang masuk ke Cipinang pada tanggal 6 Januari 2007 tercatat baru mencapai 1.430 ton. Beras 60 persen dipasok dari Jabar, 30 persen dari Jatim, sisanya dari daerah lain. (ddn/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads