Tsunami Aceh Berbuah Investasi
Kamis, 11 Jan 2007 14:00 WIB
Jakarta - Tsunami yang melanda Aceh di akhir tahun 2005 membuat serambi Mekah itu kian dikenal. Simpati pun berdatangan, termasuk berbagai komitmen investasi. Nangroe Aceh Darussalam (NAD) pun kini mulai dilirik pada investor.Hal tersebut disampaikan calon gubernur terpilih NAD Irwandi Yusuf usai diterima Presiden Susilo B. Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (11/1/2007)."Akibat tsunami, kita jadi dikenal oleh dunia internasional dan banyak yang bersimpati ke Aceh. Sehingga saya rasa investasi akan mengikutinya. Tapi itu juga bukan jaminan akan berhasil," ujar Irwandi.Mantan juru runding GAM ini menambahkan, program yang paling penting di bidang ekonomi untuk NAD adalah pemberdayaan ekonomi rakyat miskin dan juga pembangunan infrastruktur."Setelah UU Aceh, kita bisa lihat apa yang Aceh miliki sekarang dalam hal infrastruktur. Tentu saja dalam pemulihan ekonomi, investasi sangat dibutuhkan," tambahnya.Irwandi mengaku sudah mendapat banyak tawaran dari sejumlah investor baik lokal maupun asing. "Dan kami terbuka menerima semua itu, baik investasi dalam dan luar negeri. Yang terbaik kita lakukan saat ini adalah koordinasi," pungkasnya.
(qom/ir)











































