Peter Sondakh Incar Garuda
Jumat, 12 Jan 2007 09:27 WIB
Jakarta - Kelompok usaha Rajawali milik pengusaha Peter Sondakh mengincar saham PT Garuda Indonesia, yang kini sedang mengalami masalah keuangan serius.Peter yang sebelumnya sukses membeli 24,9 persen saham perusahaan BUMN PT Semen Gresik Tbk, kini kembali menjajaki pembelian saham perusahaan pelat merah lagi.Managing Director and Chief Business Development PT Rajawali Corporation Darjoto Setyawan mengakui, pihaknya memang berniat masuk Garuda, namun belum bisa menjelaskan secara detail."Masih dalam tahap minat saja, sekarang belum ada perkembangan tapi tunggu beberapa hari lagi," kata Darjoto ketika dihubungi detikcom, Jumat (12/1/2007).Pemerintah pada Desember tahun 2006 juga telah sepakat melepas sekitar 45 persen sahamnya di Garuda tahun 2007, untuk memperkuat posisi keuangan Garuda.Selain memiliki utang kepada kreditor (ECA) sekitar US$ 300 juta, Garuda juga memiliki utang kepada Bank Mandiri berupa Mandatory Convertible Bond (MCB) sekitar Rp 1 triliun.Hingga November 2006 Garuda mencatat angka kerugian Rp 309 miliar dibandingkan periode yang sama tahun 2005 sebesar Rp 672 miliar.Peter Sondakh terus melebarkan sayapnya ke bisnis lain seperti masuk ke bisnis semen. Peter melalui Grup Rajawali mengawali bisnisnya dari perusahaan rokok PT Bentoel Internasional Tbk. Peter juga mendirikan perusahaan telekomunikasi PT Excelcomindo Pratama Tbk yang kini masih menguasai 15,97 persen saham setelah mayoritas sahamnya dijual kepada Telekom Malaysia.Di sisi bisnis ritel, Peter mempunyai PT Metropolitan Retailmart yang memiliki Metro Department Store dan perusahaan farmasi Guardian.
(ir/qom)











































