Pembangunan Pabrik Sawit Mutlak

Laporan dari Filipina

Pembangunan Pabrik Sawit Mutlak

- detikFinance
Sabtu, 13 Jan 2007 12:50 WIB
Cebu - Pengembangan perkebunan sawit di Sumatera seperti yang diusulkan oleh Malaysia dalam KTT Indonesia - Malaysia - Thailand Growth Triangle (IMT GT) mutlak harus diikuti dengan pengembangan pabrik pengolahan. Demikian disampaikan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri ( KADIN ) Indonesia MS. Hidayat kepada wartawan di sela- sela KTT ASEAN ke-12 di Mactan Cebu, Sabtu (13/1/2007) seperti dilaporkan koresponden detikcom dari Filipina, Karina Noviantika.Menurut Hidayat, pabrik pengolahan sawit merupakan hal mutlak yang harus turut dibangun agar rakyat Indonesia dapat merasakan nilai tambah dari kehadiran sector usha tersebut. "Agar kedua pihak merasakan manfaat bersama dari pengembangan sector usaha itu di Sumatera dan Indonesia tidak sekedar menyediakan lahan untuk pengembangan sawit saja," kata Hidayat. Hidayat mengaku optimistis dengan tindak lanjut konkrit berbagai kesepakatan yang telah dicapai dalam IMT-GT dan Brunei - Indonesia - Malaysia - Philipine East Asia Growth Area (BIMP EAGA). Ini mengingat para pengusaha dari negara-negara anggota yang terlibat dapat mengembangkan kerjasama mereka di dua kerjasama sub regional ASEAN itu. "Melalui IMT GT kerjasama bisnis yang akan terus dikembangkan tidak hanya perkebunan sawit tetapi juga perikanan, sedangkan BIMP EAGA menekankan pada penekanan interkoneksi transportasi laut dan udara. Saya sangat optimis di tingkat implementasinya," kata Hidayat yang terlibat dalam serangkaian pertemuan kerjasama sub regional ASEAN itu. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads