Pemerintah Bingung Cari 24 Juta Hektar Lahan
Senin, 15 Jan 2007 14:28 WIB
Jakarta -
Pemerintah masih kebingungan mencari 24 juta hektar (ha) lahan untuk keperluan program strategis mengurangi pengangguran dan kemiskinan.Jika dirinci lebih lanjut, pemerintah membutuhkan 5 juta ha untuk perluasan lahan proyek Bahan Bakar Nabati (BBN), revitalisasi perkebunan 2 juta ha. Untuk program rehabilitasi lahan 9 juta ha dan terakhir untuk reformasi agraria 8 juta ha."Jadi kita punya program besar dgn skala lahan besar. Dan ini semuanya membutuhkan akurasi data ketersediaan lahan," ujar Deputi Menko Perekonomian Bayu Krisnamurthi di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (15/1/2007).Masalah lahan menjadi masalah klasik yang dihadapi pemerintah. Bayu menambahkan sumber penciptaan lapangan kerja untuk proyek BBN 90 persen berasal dari perkebunan (on farm activity) dan bukan dari industri BBN."Karena industri BBN itu ternyata tidak terlalu banyak menyerap tenaga kerja. Oleh sebab itu keberhasilan BBN dlm menyerap tenaga kerja, itu sangat ditentukan oleh berapa besar lahan yg bisa dibuka," ujarnya.Koordinasi antara pihak terkait yakni pemda, Dephut, Deptan dan Badan Pertanahan Nasional terus dilakukan."Jadi konsolidasi dari lahan-lahan itu menjadi kunci keberhasilan program BBN dan program lainnya," ujarnya.Keempat program ini dijadwalkan selesai pada tahun 2010.
(ddn/qom)










































