PLN Sepakati 10 Proyek PLTU Baru

PLN Sepakati 10 Proyek PLTU Baru

- detikFinance
Selasa, 16 Jan 2007 14:10 WIB
Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) menandatangani 10 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan produsen swasta yang menggunakan bahan bakar batubara.Kerja sama antara PLN dengan 10 perusahaan listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) mencapai total kapasitas 850 MW.Penandatanganan 10 proyek tersebut disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro, dalam acara pameran Indogas 2007, di Jakarta Convention Center (JCC), Selasa (16/1/2007). Purnomo menjelaskan, total investasi bidang listrik ini mencapai US$ 985 juta. Namun jika digabung dengan investasi di bidang migas yang senilai US$ 201,038 juta maka totalnya mencapai hampir US$ 1,2 miliar."Nilai ini ekuivalen dengan Rp 11 triliun," kata Purnomo.Dari investasi yang dilakukan di bidang migas dan listrik ini diharapkan dapat menyerap sekitar 8.000 pekerja. Perinciannya dari sektor migas bisa terserap 3.500 pekerja dan dari listrik sekitar 4.600 pekerja.Ke-10 perusahaan listrik swasta yang ditunjuk itu adalah: 1. PT Kassa Listrindo untuk proyek PLTU Lakatong di Sulsel2. PT Pusaka Jaya Palu Power, proyek PLTU Tawaeli di Sulteng.3. PT Gorontalo Energi, proyek PLTU Gorontalo.4. PT Karya Putra Powerin, PLTU Sampit Kalteng5. PT Mahajaya Arya Satya, PLTU Tanah Grogot Kaltim6. PT Mahajaya Arya Satya, PLTU Ketapang Kalbar7. Konsorsium PT Bukit Pembangkit Inovatif, PLTU Banjarsari Sumsel8. PT Total Orbit Prestasi, PLTU Belitung di Bangka Belitung9. PT Tenaga Listrik Bintan, PLTU Tanjung Pinang Kepulauan Riau10. PT Tenaga Listrik Jayapura di PLTU Jayapura, Papua.Semua kontrak ini menggunakan pembangkit yang berasal dari Cina, dengan bahan bakar batubara. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads