RI Cermati Turunnya Harga Minyak
Rabu, 17 Jan 2007 15:26 WIB
Jakarta -
Pemerintah akan terus mencermati dampak terus turunnya harga minyak dunia terhadap perekonomian Indonesia. Demikian pula perkembangan ekonomi dunia yang kini terus bergerak."Kita akan terus mengamati. Harga minyak adalah salah satu faktor, tapi ada faktor lain yang harus diperhatikan seperti perkembangan ekonomi global," ujar Deputi Gubernur BI Miranda S Goeltom.Ia menyampaikan hal itu disela-sela acara seminar Good Corporate Governance (GCG) di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (17/1/2007).Miranda pun mencontohkan pergerakan nilai tukar rupiah yang juga tergantung pada perkembangan ekonomi dunia. "Kalau kita lihat kenapa kemarin hampir seluruh mata uang melemah terhadap dolar AS, karena adanya optimisme bahwa ekonomi di AS semakin baik. Sehingga ada keyakinan penurunan suku bunga The Fed masih agak lama," jelasnya. Mengingat hal itu akan berpengaruh juga terhadap inflasi, maka BI terus mencermati pergerakan-pergerakan tersebut. Yang pasti, Miranda menilai angka pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,7 hingga 6,3 persen masih masuk akal. "Kami melihat beberapa variabel supaya apapun kebijakan moneter yang kita lakukan tidak akan membuat long term inflation atau medium term inflation terganggu. Tidak akan membuat sustainable daripada pertumbuhan terganggu," tandasnya.
(qom/ir)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
