Harga Beras dan Gula Sulit Turun ke Posisi Semula

Harga Beras dan Gula Sulit Turun ke Posisi Semula

- detikFinance
Rabu, 17 Jan 2007 16:45 WIB
Jakarta - Meski pemerintah telah berhasil mengerem kenaikan harga beras dan gula, namun kedua jenis sembako ini sulit diturunkan ke harga semula. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengakui kesulitan menurunkan harga sembako meski mampu menahan laju kenaikannya. "Harga kebutuhan pokok kita merasa terlalu tinggi di atas tren normal. Kenaikan sekarang sudah distop tapi untuk menurunkan belum 100 persen dan belum konsisten di seluruh daerah," ujar Mari, saat konferensi pers di Departemen Perdagangan, Jl. Ridwan Rais, Jakarta, Rabu (17/1/2007).Upaya yang dilakukan pemerintah dalam jangka pendek atau sebelum panen raya adalah memperbaiki dan mengintesifkan serta memonitor operasi pasar. selain menjaga stok."Pasokan dan kestabilan harga pemda harus lebih proaktif. Menurunkan harga susah-susah gampang karena dalam otonomi daerah mereka juga punya kewenangan dan belum tentu mereka 100 persen setuju keputusan pemerintah pusat, untuk implementasi kita terus monitor. Pasokan lebih banyak masalah pertanian, kami lebih ke distribusi, untuk antisipasi," jelas Mari.Mari menilai, yang terpenting adalah koordinasi antara Departemen Pertanian, Departemen Perdagangan, Departemen Perhubungan dan Departemen Pekerjaan Umum untuk melihat kondisi di lapangan termasuk masalah cuaca yang bisa mengganggu."Tapi standar operasional (SOP) bencana untuk sembako sudah lumayan lancar, Bulog langsung turun menangani," tambahnya. (arn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads