Proyek PLTU 2.000 MW Diserahkan ke Industri Dalam Negeri

Proyek PLTU 2.000 MW Diserahkan ke Industri Dalam Negeri

- detikFinance
Rabu, 17 Jan 2007 20:14 WIB
Jakarta - Pemerintah memastikan proyek PLTU 2.000 Mega Watt (MW) di 25 lokasi diberikan untuk industri dalam negeri. Ini merupakan bagian dari proyek pembangunan 10.000 MW oleh PLN."PLTU skala kecil-menengah dibawah 100 MW dengan total proyek 2.000 MW diminta untuk dikerjakan oleh industri dalam negeri, sesuai dengan perintah wakil presiden dalam rapat tadi," jelas Dirjen Industri Logam Mesin Tekstil dan Aneka (ILMTA) Ansari Bukhari usai Rakortas di Departemen Perindustrian, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (17/1/2007).Investasi untuk 2.000 MW mencapai US$ 2 miliar dengan asumsi satu MW membutuhkan investasi US$ 1 juta. Sementara pemenang pembangkit besar-besar berasal Cina seperti 600 MW dan 300 MW."9 EPC (engineering, procurement dan construction) dalam negeri diindikasikan sudah siap seperti BUMN Wijaya Karya dan Rekayasa Industri serta perusahaan swasta," tambah Ansari.Diharapkan local content bagi 7-8 MW mencapai 70%, 25 MW mencapai 55% danyang 100 MW hingga 45%. Sebab dengan begitu tercipta nilai tambah di dalam negeri serta membuka lapangan kerja.Langkah pemerintah ini telah didukung oleh perbankan yang bersedia mengucurkan kreditnya. "Perbankan menyatakan siap mendukung, yakni Bank Mandiri, BNI dan BRI," lanjutnya."Untuk ini PLN masih usulkan adanya pilot project dulu, tapi para pengusaha dalam negeri menolak karena merasa sudah sanggup," tambah Ansari.Untuk mem-follow up hasil rapat ini maka Menteri Perindustrian akan memanggil perusahaan EPC dalam negeri pada Jumat 19 Januari 2007 mendatang. (arn/fay)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads