Penjualan Ayam Anjlok

Akibat Flu Burung

Penjualan Ayam Anjlok

- detikFinance
Kamis, 18 Jan 2007 16:02 WIB
Jakarta - Penjualan ayam potong mulai hari ini mengalami penurunan drastis akibat seringnya pemberitaan mengenai flu burung. Padahal hari minggu (14/1/2007) lalu penjualan ayam potong masih mengalami kenaikan.Demikian disampaikan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Departemen Perdagangan (Depdag), Ardiansyah Parman, di Depdag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Kamis (18/1/2007)."Penurunan konsumsi ayam potong sudah sangat mengkhawatirkan. Asosiasi unggas sudah bicara dengan saya untuk minta pertolongan," katanya.Akibatnya turunnya konsumsi ayam tersebut, pasokan untuk stok nasional turun 20 persen dari yang biasanya sebanyak 26 juta ekor untuk stok satu bulan. Dan permintaan ayam di Jakarta pun ikut turun 20-40 persen, dari yang per harinya 1 juta ekor kini menjadi 700 ribu ekor.Sementara Ketua Pusat Informasi Pasar Unggas Indonesia (Pinsar) Hartono mengatakan, masyarakat mulai berhenti mengkonsumsi ayam karena takut terjangkit flu burung, akibat maraknya pemberitaan yang membuat panik masyarakat."Berita flu burung yang membuat panik dan masyarakat jadi berhenti makan ayam. Kami minta media meluruskan bahwa penyebaran flu burung bukan dari ayam komersil tapi dari ayam pekarangan," jelas Hartono.Pada hari minggu (14/1/2007) penjualan ayam masih mangalami kenaikan dari biasanya 2,5 juta per harinya. Pada Januari 2007 ini meningkat menjadi 3 juta ayam potong. (hdi/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads