Harga Minyak Sentuh US$ 49!
Jumat, 19 Jan 2007 09:16 WIB
New York - Harga minyak dunia terus anjlok hingga di bawah level US$ 50 per dolar AS. Anjloknya harga minyak dipicu oleh keluarnya data cadangan minyak oleh Departemen Energi AS yang menunjukkan adanya peningkatan tajam.Pada perdagangan Kamis (18/1/2007) di New York, harga minyak jenis light untuk pengiriman Februari sempat anjlok ke level US$ 49,90 per barel. Angka itu merupakan yang terendah sejak Mei 2005. Namun seperti dikutip dari AFP, harga minyak akhirnya ditutup melorot 1,76 dolar ke level US$ 50,48 per barel.Sementara di London, harga minyak jenis brent melemah 1,03 dolar ke level US$ 51,75 per barel.Laporan mingguan dari Departemen Energi AS menunjukkan cadangan minyak mentah AS naik 6,8 juta barel menjadi 321,5 juta untuk pekan yang berakhir 12 Januari. Kenaikan itu jauh dari ekspektasi para pialang minyak yang hanya memperkirakan kenaikan hingga 100 ribu barel."Cadangan yang demikian besar telah membuat shock di pasar. Namun karena musim yang lebih hangat, maka hal itu sebenarnya tidak terlalu mengejutkan," ujar Adam Sieminski, analis minyak dari Deutsche Bank.Sieminski menambahkan, seiring musim yang sudah mulai dingin kembali, cadangan minyak diprediksi akan turun. Dengan demikian diperkirakan harga minyak bisa kembali rebound."Kemungkinan harga minyak bisa kembali bergerak ke level US$ 55," ujarnya.
(qom/ir)











































