Peringkat Ekspor Kopi RI Terancam Turun
Jumat, 19 Jan 2007 15:42 WIB
Jakarta - Peringkat ekspor kopi Indonesia yang saat ini di urutan ketiga terbesar dunia, bakal terancam turun di posisi empat. Tingginya produksi kopi Nigeria bakal menyalip posisi Indonesia.Posisi ekspor kopi Indonesia berada setelah Brasil di urutan pertama dan Vietnam di tingkat kedua. Vietnam juga sebelumnya ada di bawah Indonesia. Sedangkan Nigeria saat ini masih nangkring di posisi empat. "Kita pernah menjadi eksportir nomor dua setelah Brasil, setelah itu tahun berikutnya kita disalip Vietnam menjadi nomor tiga, sekarang kini terancam menjadi nomor 4 tergeser oleh Nigeria," kata kata Menteri Perindustrian Fahmi Idris, dalam jumpa pers di Gedung Departemen Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (19/1/2007). Indonesia menurut Fahmi tidak mengalami penurunan produksi, karena tingkat ekspor dan konsumsi juga meningkat. "Lima produsen kopi kita seperti Kapal Api, Torabika adalah pemain besar dunia," tukas Fahmi.Menurut Fahmi, turunnya peringkat ekspor kopi Indonesia lebih karena para pengusaha tidak memiliki asosiasi sehingga kurang mendapat informasi-informasi terbaru di industri ini. "Bisa jadi karena kita tidak punya asosiasi produsen kopi Indonesia, sehingga kita kurang memahami masalah yang terjadi di kopi," ujar Fahmi.Fahmi menilai, masalah ini menyangkut dua hal yakni struktur industri dan modal yang dialami pengusaha besar maupun kecil.Selain itu juga karena struktur industri yang tidak adanya keterkaitan (linkage) antara hulu dan hilir.
(ir/qom)











































