PLTU Tanjung Kasam Dibangun, Tarif Listrik Batam Turun

PLTU Tanjung Kasam Dibangun, Tarif Listrik Batam Turun

- detikFinance
Jumat, 19 Jan 2007 16:57 WIB
Jakarta - Pulau Batam pada tahun 2009 dipastikan akan memiliki PLTU yang pertama kalinya. Dengan adanya PLTU ini tarif dasar listrik (TDL) di Batam akan ikut turun. Saat ini TDL di Batam sekitar Rp 860/kwh lebih mahal dibanding tarif nasional yang sebesar Rp 620/kwh.PLTU Tanjung Kasam menggunakan batubara sehingga bisa menghemat biaya operasional dan menurunkan tarif listrik di Batam. Saat ini pembangkit di Batam 90 persen memakai gas dan 10 persen solar (BBM).PLTU Tanjung Kasam memiliki kapasitas 2 X 55 mega watt (MW) dengan nilai proyek US$ 96,99 juta. Dana pembangunannya berasal dari sindikasi bank yakni BNI, BRI dan Bukopin."Tarif di Batam dengan adanya PLTU ini akan disesuaikan penurunannya per tiga bulan," kata Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), J Purwono.Hal itu diungkapkan Purwono saat menyaksikan penandatangan MoU pihak-pihak yang terkait dengan pembangunan PLTU Tanjung Kasam di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Jumat (19/1/2007).Purwono mengatakan, dengan adanya PLTU ini, Batam yang merupakan kawasan ekeonomi khusus akan mudah menarik investasi karena harga listriknya jauh lebih murah dari negara tetangga.Penandatanganan kontrak tersebut dilakukan antara PT Pelayanan Listrik Nasional Batam dengan PT Kideco Jaya Agung, tentang perjanjian pasokan batubara. PT TJK Power dengan PT Solusi Energi Sistem Consult tentang perjanjian engeneering service. PPLS Management Pendirian Berhard -- yang merupakan anak usaha Sarawak Electricity Supply Company Berhard (SESCO) -- dengan PT Solusi Energi Sistem Consult, mengenai technical service agreement. PLTU Tanjung Kasam juga melakukan kerja sama dengan Dongfang Electric Corporation dari Cina sebagai engeneering procurement and construction (EPC).Dirut PT Pelayanan Listrik Nasional Batam Ifyandri mengatakan, target operasional komersial unit 1 dilakukan pada 31 Maret 2009. Menurut Ifyandri, PLTU Tanjung Kasam menggunakan batubara dengan kalori rendah yaitu antara 4.700-4.800 kcal/kg dengan memperhatikan persyaratan ramah lingkungan. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads