SBY Jamin Tender Proyek Listrik Berjalan Baik
Jumat, 19 Jan 2007 17:37 WIB
Jakarta - Presiden Susilo B. Yudhoyono (SBY) menjanjikan tender proyek pengadaan pembangkit listrik 300-600 MW akan berjalan baik. Proyek itu tengah 'diperebutkan' beberapa konsorsium asal Cina."Presiden tadi mengatakan proyek listrik 300-600 mw akan berjalan baik. Semua kerjasama ini dapat dilaksanakan, karena medapat dukungan kuat pemerintah Tiongkok," kata Dubes RI untuk Cina, Mayjen (Purn) Sudrajat.Janji tersebut disampaikan pada wartawan seusai diterima Kepala Negara di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (19/1/2007). Menteri ESDM Poernomo Yosgiantoro ikut hadir dalam pertemuan sore ini.Sudrajat menyatakan, ada sejumlah kesulitan teknis yang dipermasalahkan oleh para konsorsium Cina yang jadi penyebabkan berlarut-larutnya proses tender itu sendiri. Seperti penentuan harga jual listrik ke PLN, penetapan kontraktor dan penilaian wilayah yang membutuhkan aliran listrik.Pada pertengahan Desember lalu, pengumuman hasil lelang proyek PLTU Suralaya menuai protes dari tiga konsorsium peserta yang dinyatakan kalah. Yaitu konsorsium Marubeni, Dong Fang Electric Corporation dan Dalle Energy.Mereka menilai China National Technical Import and Export Corp (CNTIC) yang dinyatakan sebagai calon calon pemenang tender proyek PLTU Suralaya tidak layak. Karena memberikan data spesifikasi mesin pembangkit dan angka emisi nitrogen oksida (gas sisa pembakaran batu bara) sebesar 1.200 ppm yang terlalu tinggi dibandingkan standar 750 ppm.Atas protes tersebut, Ketua Harian Tim Percepatan Pembangunan Pembangkit Berbahan Bakar Batu Bara 10.000 MW, Yogo Pratomo, menjawab bahwa calon pemenang tender bisa diubah apa bila sudah ada kesesuaian spesifikasi mesin pembangkit.
(lh/qom)











































