Follow detikFinance
Kamis 25 Jan 2007, 11:04 WIB

Cegah Pencemaran Sungai Mahakam, PLTU 'Limbah' Dibangun

- detikFinance
Jakarta - Untuk mengatasi pencemaran di sekitar sungai Mahakam, Kaltim, sebuah PLTU dengan kapasitas 2 kali 50 megawatt akan dibangun. Uniknya, PLTU itu menggunakan energi batubara dan limbahnya.PLTU itu dibangun atas kerjasama Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen ESDM dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Menurut koordinator studi lapangan program peduli Mahakam, Adhi Wibowo, PLTU ini akan menggunakan bahan baku limbah yang dicampur batubara berkalori rendah. Komposisi limbah yang digunakan sekitar 30-50 persen dan sisanya batubara. Adhi yang ditemui disela-sela lokakarya di Kantor Departemen ESDM, Jakarta, Kamis (25\/1\/2007), menambahkan, di sekitar sungai Mahakam memang banyak terdapat tambang batubara. Produksinya mencapai 25 juta ton per tahun, dan 5 persennya adalah limbah atau sludge<\/I>. Sementara, PLTU ini membutuhkan limbah kira-kira 450 ton per tahun. Investasi yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTU ini adalah US$ 1,5 juta per 1 megawatt sehingga total US$ 75-80 juta untuk 50 megawatt. PLTU ini akan dibangun di daerah Tenggarong, Kabupaten Kutai, Kertanegara. \\\"Diharapkan ini bisa mengurangi pencemaran di sekitar sungai Mahakam sekaligus memanfaatkan limbah,\\\" kata Adi. Ia menambahkan, selama 1 tahun terakhir telah dilakukan pengkajian di wilayah tersebut dengan bantuan dana dari JICA. Dari lokakarya peduli Mahakam yang dilaksanakan di Departemen ESDM ini, akan menghasilkan rekomendasi government to government<\/I> (G to G) yang bisa berupa pinjaman dari JBIC. \\\"Kalau tidak g to g<\/I> ya, swasta,\\\" kata Adi.PLTU ini akan menggunakan teknologi pembakaran circulating fluidized bed<\/I>, yang baru pertama kali digunakan di Indonesia. Teknologi ini digunakan untuk memenuhi ambang baku lingkungan sesuai UU, sehingga PLTU ini disebut PLTU ramah lingkungan. Pada pembukaan lokakarya ini, hadir Presdir Japan Coal Energy Center Katsuyosi Andu . \\\"Selain mengurangi pencemaran, PLTU ini bisa menghasilkan listrik untuk kesejahteraan masyarakat di sekitarnya,\\\" ujarnya. Sedangkan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam kata sambutannya menekankan, proyek ini sekaligus menangkis tudingan bahwa sektor ESDM tidak peka pada kelestarian lingkungan. \\\"Kalaupun selama ini ada perusakan lingkungan yang terkait pengembangan sumber daya mineral, itu bisa karena penambangan tanpa izin atau yang nakal juga implementaasi pemda terkait ekonomi daerah,\\\" ujar Purnomo. (qom/ard)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed