Pertamina Siapkan Dana untuk Bayar Karaha Bodas
Kamis, 25 Jan 2007 14:58 WIB
Jakarta - Pertamina menunggu keputusan terakhir kasus Karaha Bodas Company (KBC) dari Pengadilan Caymand Island yang diharapkan keluar Maret 2007.Untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, Pertamina sudah menyiapkan dana pembayaran klaim KBC senilai US$ 261 juta plus bunga dalam anggaran perusahaan tahun ini."Di Pengadilan New York kita kalah terus tapi kita mengajukan tuntutan di Caymand Island karena dugaan ada fraud (penipuan) yang keputusannya akan keluar Maret," kata Dirut Pertamina Ari H Soemarno.Hal itu diungkapkan Ari dalam acara silaturahmi dan diskusi Pertamina dengan pemimpin redaksi, di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/1/2007).Mahkamah Agung (MA) AS pada 2 Oktober 2006 telah mengeluarkan keputusan yang memerintahkan Pertamina harus membayar klaim kepada KBC. Putusan tersebut menguatkan putusan arbitrase internasional pada tahun 2000.Meski pemerintah belum memastikan akan membayar klaim tersebut, namun Pertamina akan menyiapkan anggaran untuk itu."Kita sudah menganggarkannya, takut kalau sudah final kita tidak bisa bayar. Nanti malah dibekukan," kata Ari. Karaha Bodas merupakan salah satu proyek listrik PLTP di Garut, Jawa Barat. Akibat krisis ekonomi, pemerintah menghentikan proyek tersebut. Tak puas dengan keputusan pemerintah, KBC pun menempuh jalur arbitrase internasional.
(ir/qom)











































