Pertamina Tetap Minta Jatah 50% di Natuna

Pertamina Tetap Minta Jatah 50% di Natuna

- detikFinance
Kamis, 25 Jan 2007 15:38 WIB
Jakarta - Pemerintah akan melakukan tender terbuka untuk menunjuk operator migas di Blok Natuna D-Alpha. Pertamina pun berharap pemerintah tetap memberikan prioritas kepada perseroan."Kalau pemerintah menender Natuna, ya kita tetap minta 50 persen," tegas Dirut Pertamina Ari H Soemarno.Hal itu diungkapkan Ari, usai acara silaturahmi dan diskusi Pertamina dengan pemimpin redaksi di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/1/2007).Menurut Ari, meski tidak ada dasar hukum untuk meminta pembagian 50 persen, Pertamina punya alasan mengajukan jatah sebesar itu."Lha kita sudah kasih uang, kita sudah mengeluarkan duit US$ 66 juta justifikasi hukumnya memang enggak ada. Kalau mau lepas ya nggak apa apa, tapi kita kan BUMN, kalau gak dikasih kesempatan kapan BUMN bisa kompetitif," tutur Ari.Pertamina lanjut Ari, hanya ingin ikut dalam setiap aktivitas migas di Indonesia. Ari mencontohkan pemerintah Norwegia yang memprioritaskan BUMN minyak Statoil untuk berkembang."Sekarang ada KPS kontraknya habis kenapa diperpanjang kita gak diberi hal untuk ikut serta," tukas Ari.Dalam paparannya, Ari menjelaskan Pertamina sebelumnya pernah memiliki 50 persen saham di Natuna. Namun separuh dari saham tersebut dijual ke MobilOil yang belakangan merger dengan Exxon. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads