RI Tak Serius Lagi Cari Utang

RI Tak Serius Lagi Cari Utang

- detikFinance
Jumat, 26 Jan 2007 15:44 WIB
Jakarta - Zaman dulu, salah satu prestasi pemerintah diukur jika bisa mendapat banyak utangan. Tapi kini, prestasi itu justru dicemooh. Indonesia tak lagi ingin menambah utangan."Dulu kalau Pak Widjojo (Widjojo Nitisastro-mantan Menko Ekuin) pulang, kita mendapat pinjaman sekian miliar semua tepuk tangan. Sekarang dapat pinjaman semua marah," ujar Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (26/1/2007).Menurut Wapres, saat ini sumber-sumber pendanaan berlimpah di pasar. Setiap saat Indonesia membutuhkan, dana itu siap. "Jadi kita bubarkan saja tapi konsultatifnya dengan kreditor tetap ada," tegas Kalla. Kalla menilai pembubaran Consultative Group on Indonesia (CGI) seperti disampaikan Presiden SBY sebelumnya sebagai keputusan yang tepat. "Itu bagus sekali, semua orang melihatnya positif," tegasnya.Ia menambahkan, pembubaran CGI itu juga dimaksudkan agar Indonesia tidak banyak lagi dikomentari oleh negara yang hanya memberi sedikit bantuan ke Indonesia. Saat ini, hanya ada tiga kreditor besar Indonesia yakni Jepang, ADB dan Bank Dunia."Tentu kalau ada negara yang pinjamannya hanya US$ 10 juta, ngomongnya besar amat, tentu tidak bagus juga kan," cetusnya.Pemerintah juga akan mendorong sumber-sumber pembiayaan dalam negeri. "Seperti jalan tol, kita minta perbankan membiayai itu. Juga soal Bandara Kuala Namu," ujarnya. (qom/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads