RI akan Minta Kenaikan Peringkat

RI akan Minta Kenaikan Peringkat

- detikFinance
Jumat, 26 Jan 2007 17:43 WIB
Jakarta - Pemerintah akan meminta lembaga pemeringkat untuk menaikkan peringkat utang Indonesia. Hal ini karena para pelaku pasar menganggap peringkat utang Indonesia dinilai lebih rendah dari semestinya (under rated). Demikian disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (26/1/2007).Pemeringkatan yang dinilai lebih rendah dari nilai semestinya itu tercermin dari imbal hasil (yield) obligasi internasional Indonesia yang cenderung lebih rendah dibandingkan yield obligasi negara lain yang seperingkat."Bagaimana kita tahu kalau kita being under rated dari yield obligasi global? Selama ini yang terjadi yield-nya cenderung rendah terhadap peer group negara yang segrup ratingnya. Berarti kita dianggap risikonya lebih kecil. Bahkan Filipina dan Turki yang ratingnya lebih tinggi, kita bahkan lebih baik," ujarnya.Untuk itu, pemerintah sudah bertemu dengan lembaga pemeringkat Moody's dan Fitch. Dalam waktu dekat pemerintah juga akan bertemu dengan S&P. "Kita menargetkan adanya perbaikan rating, minimal 1 not tahun ini. Itu memang target internal kita," kata Rakhmat.Menurutnya, perbaikan rating memang sudah sesuai jika melihat perkembangan fundamental makro ekonomi, kondisi fiskal dan moneter yang baik. Namun, soal kenaikan peringkat ini tetap ia kembalikan ke persepsi negara pemeringkat. (ard/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads