PM Malaysia: Proton Masih Negosiasi dengan VW
Senin, 29 Jan 2007 09:37 WIB
Kuala Lumpur - Setelah Volkswagen AG (VW) dikabarkan menolak masuk ke perusahaan otomotif Malaysia, Proton, Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi langsung angkat bicara.Pak Lah mengakui, Proton dan perusahaan asal Jerman itu masih terus melakukan negosiasi, namun ia menolak menjelaskan sejauh mana hasil nego tersebut."Saya tidak ingin berkomentar karena ini masih dalam tahap negosiasi," kata Pak Lah kepada New Straits Times seperti dikutip AFP, Senin (29/1/2007).Pada pekan lalu VW dikabarkan telah menyetujui untuk menjadi pemegang saham pengendali di divisi manufaktur Proton. Kabar ini telah membuat saham Proton pada Jumat pekan lalu (26/1/2007) naik 13,14 persen ke level 7,75 ringgit.Pemerintah Malaysia kini menghadapi tekanan yang sangat tinggi untuk menyelesaikan masalah keuangan Proton yang sedang terpuruk.Pada 13 Januari lalu, VW sempat dikabarkan menolak masuk Proton karena ada ketidaksepahaman tentang detail kerja samanya.Selain dengan VW, Proton juga diketahui telah melakukan pembicaraan dengan perusahaan otomorif AS General Motors, dan jauh sebelumnya juga dengan PSA Peugeot Citroen Prancis.Pembicaraan Proton dengan mitra strategisnya berlangsung berlarut-larut sejak tahun lalu. Namun publik tidak mengetahui sumber masalahnya karena Proton menutup rapat setiap hasil perundingannya.Pemerintah Malaysia memiliki 59 persen saham Proton termasuk didalamnya melalui perusahaan investasi BUMN Khazanah Nasional sebesar 43 persen. Pemerintah Negri Jiran ini berharap negosiasi dengan mitra strategis bisa rampung pada triwulan I-2007.
(ir/qom)











































