Harga Minyak Nangkring di US$ 55
Senin, 29 Jan 2007 11:16 WIB
Singapura - Harga minyak mentah dunia terus merayap naik seiring pulihnya permintaan bersamaan dengan masuknya musim dingin.Di pasar Singapura, kontrak utama untuk harga minyak jenis light pengiriman Maret naik 42 sen ke level US$ 55,84 per barel. Sementara minyak jenis Brent naik 46 sen ke level US$ 55,78 per barel."Harga minyak terus meningkat di New York pada pekan lalu. Musim dingin kali ini adalah faktor yang terpenting," ujar Tetsu Emori, kepala komoditas strategis Mitsui Bussan Futures di Tokyo seperti dikutip dari AFP, Senin (29/1/2007). Harga minyak diprediksi terus merayap ke level US$ 57 hingga US$ 58 per barel, dan surut kembali seiring akan segera berakhirnya musin dingin di belahan utara."Saya kira harga minyak sudah overbought saat ini. Saya tidak bullish pada pasar karena cadangan minyak cukup banyak pada saat ini dan musim dingin hanyalah alasan temporer," tambah Emori.National Weather Service AS memrediksi dalam dua pekan temperatur di bawah normal akan berlanjut di bagian utara negara tersebut, yang merupakan pasar bahan bakar terbesar dunia.
(qom/ir)











































