Dana Asal Timteng Mulai Mengalir
Senin, 29 Jan 2007 15:27 WIB
Jakarta - Upaya Indonesia yang mendekati investor asal Timur Tengah (Timteng) dalam 1-2 tahun terakhir mulai membuahkan hasil. Sejumlah komitmen akan dikonkritkan dalam waktu dekat. "Selama 1 tahun ini saya kira ada cukup banyak kemajuan, sudah ada kelihatan hasil yang konkrit dari investor Timteng ke Indonesia," kata Utusan Khusus Presiden SBY untuk Timteng Alwi Shihab.Hal itu disampaikan Alwi, disela-sela acara seminar investasi Timur Tengah di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (29/1/2007).Beberapa komitmen investasi yang sudah konkrit diantaranya adalah kerjasama Altuwairqi asal Arab Saudi dengan Krakatau Steel senilai US$ 500 juta."Itu sekaranag sedang tahap perundingan dan itu berjalan cukup lancar," ujar Alwi.Investasi lain adalah kerjasama perusahaan petrokimia dari Iran dengan Pupuk Sriwijaya (Pusri) dengan investasi US$ 700 juta.Emaar Property asal Uni Emirate Arab yang akan membangun industri pariwisata di Lombok, NTB. Kemudian Limit Plus dari Uni Emirate Arab yang juga akan membangun industri pariwisata di Riau atau Bali.Sebaliknya perusahaan Indonesia juga banyak yang mendapatkan proyek infrastruktur di Timteng. Seperti PT Adhi Karya Tbk, PT Waskita Karya dan PT Medco Energi Internasional Tbk yang melakukan eksplorasi di Yaman, Libya dan Oman."Itu memberikan dampak positif bagi hubungan ekonomi Indonesia dan Timteng," kata Alwi.Dikatakan Alwi, investor yang sudah jelas melakukan investasi dalam jumlah besar adalah Qatar Investment Fund senilai US$ 1 miliar, yang akan mendanai proyek infrastruktur di Indonesia.Selain Qatar, lanjut Alwi, Indonesia juga berusaha mengundang negara teluk lainnya seperti Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirate serta oman untuk melakukan investment fund di Indonesia.
(ir/qom)











































