Pembatalan Kontrak IKM Yogya Rp 18 Miliar
Selasa, 30 Jan 2007 16:46 WIB
Jakarta - Sejumlah kontrak yang dilakukan industri kecil menengah (IKM) di Yogyakarta terpaksa dibatalkan karena gempa. Kontrak IKM yang hilang ini mencapai Rp 18 miliar.Perhitungan Departemen Perindustrian kerusakan infrastruktur industri IKM di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, akibat gempa bumi pada 27 Mei 2006, mencapai Rp 159,7 miliar dan menelantarkan sekitar 34.992 tenaga kerja di kedua provinsi itu.Kerusakan industri IKM di DIY mencapai 2.076 unit usaha dengan kerugian mencapai Rp 83,2 miliar dan merumahkan sekitar 23.092 tenaga kerja. Sementara di Klaten, Jawa Tengah, sebanyak 2.748 unit IKM rusak yang menimbulkan kerugian Rp 76,5 miliar dan menelantarkan sekitar 11.900 orang.Demikian penjelasan Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Sakri Widhianto dalam acara peresmian Plasa Pameran Industri dan pembukaan pameran produk IKM hasil rehabilitasi dan rekonstruksi Gempa Yogya di Lobi Departemen Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (30/1/2007)."Kerusakan tersebut merupakan 30 persen potensi IKM Yogyakarta dan 4 persen potensi IKM Jawa Tengah," tambahnya.Akibatnya, para pembeli yang selama ini memiliki hubungan bisnis dengan para perajin terpaksa beralih mencari pemasok baru dari daerah lain atau negara lain.Sementara itu, Ketua Koperasi Setya Bhawana Yogyakarta Timbul Raharjo menambahkan nilai kontrak IKM DIY yang hilang akibat gempa bumi lalu diperkirakan mencapai Rp 18 miliar."Karena musibah ini potensi kerugiannya cukup besar. Hitung saja misalnya per bulan ada kontrak sekitar 40 kontainer hingga 60 kontainer. Kalikan saja per kontainer itu Rp 40 sampai Rp 50 juta," kata Timbul.Untuk merevitalisasi kegiatan industri IKM Jateng DIY pascabencana, tambah Sakri, Depperin telah memberikan bantuan rehabilitasi sarana dan prasarana produksi berupa perbaikan tempat kerja dan mesin peralatan produksi, melatih penggunaan mesin dan peralatan. dan bantuan pameran bagi produk-produk IKM yang masih terselamatkan.
(arn/ir)











































