Sugiharto Bantah Dijamah Parpol
Rabu, 31 Jan 2007 13:44 WIB
Jakarta - Menneg BUMN Sugiharto akhir-akhir ini menjadi incaran para wartawan. Berbagai kasus 'hot' seperti Telkom dan Jamsostek membuat Sugiharto jadi senang main kucing-kucingan dengan wartawan. Ada kesan Sugiharto seperti ingin menghindar pertanyaan wartawan soal kisruh Jamsostek dan juga kabar pengunduran diri Arwin Rasyid. Campur tangan parpol sempat disebut-sebut masuk ke berbagai kisruh BUMN. Namun mantan Direktur Keuangan Medco itu buru-buru membantah tentang keterlibatan parpol di tubuh BUMN-BUMN. Berikut petikan wawancara Sugiharto dengan wartawan di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (31/1/2007).Pak di Jamsostek dan PT Telkom sebenarnya ada masalah apa?Saya kini kan dinamika saja, yang berlaku kan kewenangan UU No 19 Tahun 2003 (tentang BUMN) itu periodisasinya tiap tahun ditinjau kembali. Itu ada kontrak manajemen jadi kalau kinerja buruk kita melakukan punishment. Ada yang diperingatkan, ada yang dirotasi, ada yang diganti, dan seterus itu hal yang biasa.Jadi 31 Desember 2006 kan baru saja berakhir, seluruh laporan keuangan sedang diaudit dan proses pembebasan pertanggungjawaban itu kan terjadi pada bulan-bulan ini sampai akhir Juni. Tidak ada surat pengunduran diri Arwin ke saya, itu kan sudah dibantah oleh yang bersangkutan.Katanya ada rebutan dana oleh partai?Alhamdulillah saya tidak pernah diintervensi urusan ini, karena kuasa UU ada di saya, kalau ke yang lain saya tidak yang tahu, tapi kalau ke saya tidak ada.
(ddn/qom)











































