Industri Pulogadung Normal, Karyawan Terpaksa Lembur

Industri Pulogadung Normal, Karyawan Terpaksa Lembur

- detikFinance
Rabu, 07 Feb 2007 10:27 WIB
Jakarta - Kawasan Industri Pulogadung termasuk salah satu daerah yang terkena dampak banjir paling parah. Para karyawan di kawasan itu, kini harus lembur setelah berhari-hari tak masuk kerja. Akibat banjir yang mengakibatkan lumpuhnya kegiatan industri, pekerjaan pun menumpuk. Mereka pun harus melewatkan malam hari di kantor. Jumat, 2 Februari, kawasan ini mulai digenangi air. Pada hari Senin 5 Februari, air mulai surut tapi listrik belum kembali normal. Akhirnya beberapa perusahaan memilih untuk memulangkan karyawannya. Akibatnya, pekerjaan yang tertunda selama hari Jumat dan Senin sudah menanti karyawan."Hari Selasa 6 Februari terpaksa lembur sampai malam deh," tutur Maya akuntan sebuah distributor buku ketika ditemui detikFinance di kawasan Industri Pulogadung, Rabu (7/2/2007).Selain Maya dan sejumlah rekannya, beberapa karyawan dari perusahaan lain di kawasan tersebut juga ikut-ikutan lembur. Maya menuturkan, kantornya sempat digenangi air dengan ketinggian hampir 60 cm. "Kamis sore sudah mulai banjir, jadi motor terpaksa saya tinggal. Eh, Jumatnya ternyata lebih parah, dan baru Sabtu bisa diambil," ujar Maya.Hari ini aktivitasi di kawasan industri yang terletak di Jakarta Timur ini kembali berdenyut. Kemacetan kembali terlihat di ruas jalan termasuk di jalan utama kawasan industri yakni Jalan Pulo Lio.Tidak hanya mobil-mobil pribadi, truk dan beberapa angkutan umum juga ikut memenuhi kawasan industri tertentu ini.Berdasarkan pengamatan detikFinance, banjir di kawasan Pulo Gadung disebabkan banyaknya saluran air yang tersumbat. Ini terlihat dari banyaknya sampah yang memenuhi selokan dan saluran air sehingga air tidak mengalir.Hari ini beberapa kantor masih tergenang air dengan ketinggian semata kaki. Air menggenangi halaman beberapa kantor perusahaan. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads