Bulog Akan Bangun Sentra Beras

Saingi Pasar Induk Cipinang

Bulog Akan Bangun Sentra Beras

- detikFinance
Rabu, 07 Feb 2007 17:18 WIB
Jakarta - Harga beras kerap dikendalikan pada pedagang di Pasar Induk Cipinang (PIC) yang membuat pemerintah kerepotan menghadapi tingginya harga beras meski sudah melakukan operasi pasar.PIC merupakan sentra beras terbesar di Indonesia yang tempatnya dimiliki Pemda DKI Jakarta dan dikelola oleh Food Station Tjipinang.Melihat kondisi ini, pemerintah pun akan membangun Sentra Perdagangan Beras (Rice Trade Center) di Kelapa Gading Jakarta dan Makassar pada tahun ini.Dana pembangunan Sentra Perdagangan Beras ini berasal dari sisa cadangan subsidi beras rakyat miskin (raskin) tahun 2006 yang sebesar Rp 230,46 miliar."Kita usulkan agar sisa cadangan subsidi raskin 2006 sebesar Rp 230,46 miliar untuk menunjang kegiatan yang berhubungan dengan operasi pasar. Kita akui tidak mudah melakukan penetrasi pasar mengingat beberapa pedagang telah menguasai PIC yang bisa menaikkan harga Rp 300-500 per kg dalam hitungan hari," kata Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo.Hal itu disampaikan Widjanarko, saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR, di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/2/2007)."Untuk pembangunan ini kita akan bicarakan dengan Menko Perekonomian bahwa Bulog dan Depdag akan membangun pasar beras di Kelapa Gading di area Gudang Bulog. Tahun ini akan dibangun jika disetujui oleh DPR," kata Widjanarko.Dengan dibangunnya Sentra Perdagangan Beras tersebut, nantinya mitra Bulog bisa langsung mendrop barangya di pasar beras, sehingga tidak lagi dikendalikan pedagang di PIC. "Nanti kondisinya tidak lagi seperti sekarang dengan melakukan operasi pasar yang menggelontorkan banyak beras tapi tidak bisa mengembalikan harga," ujar Widjanarko.Dana senilai Rp 230,46 miliar ini akan digunakan untuk sarana dan prasarana yang akan menjadi tempat trading, packaging dan upgrading kualitas. Beras dari sentra ini juga akan ditujukan untuk perdagangan antar pulau."Ini ide yang luar biasa kita tunggu ide yang seperti ini untuk mengendalikan harga beras pemerintah memang harus punya sentra beras," kata Anggota Komisi IV, Tamsil Linrung.Sementara dalam kesimpulan rapat yang dibacakan wakil ketua Komisi IV Fachri Andi Leluasa, mendukung rencana Bulog menggunakan dana sisa kegiatan raskin untuk PSO seperti membuat Sentra Perdagangan Beras.Bulog diminta memasukkan proposalnya kepada Komisi IV akhir Februari ini untuk dibahas di tingkat Pokja. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads