Gas Sumatra-Jabar Masuk Satu Regional
Kamis, 08 Feb 2007 13:06 WIB
Jakarta - Pemerintah menyatukan kebutuhan dan pasokan gas di wilayah Sumatera bagianTengah, Sumatera bagian Selatan dan Jawa Barat (Jabar) dalam satu region.Penggabungan tersebut telah disahkan pada neraca gas yang sudah ditandatangani pada tanggal 31 Januari 2007. Artinya, kebutuhan dan pasokan gas ketiga daerah itu dihitung jadi satu. Demikian penjelasan Dirjen Migas Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Luluk Sumiarso, disela-sela acara donor darah di Kantor ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (8/2/2007).Penggabungan gas tiga daerah itu dilakukan karena wilayah tersebut terhubung oleh satu jaringan pipa SSWJ (South Sumatra-West Java)."Region dengan demand dan cadangan besar dijadikan satu sambungan," katanya.Secara terpisah Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro membenarkan adanya penggabungan wilayah gas ini. "Sumatera bagian Tengah, Sumatera bagian Selatan, dan Jawa Barat digabung saja karena sudah satu pipa," jelas Purnomo.Neraca gas ini ditandatangani oleh Dirjen Migas, Kepala BP Migas, Direktur Utama Pertamina, Direktur Utama PLN, Direktur Utama PGN, dan Dirjen Perindustrian. Selanjutnya neraca gas ini akan dibawa ke sidang kabinet untuk dilaporkan pada Presiden.Neraca gas ini berisi perhitungan kebutuhan dan pasokan setiap daerah yang dibagi beberapa region.
(lih/ir)











































