Depdag Tak Berdaya Soal Distribusi Bahan Makanan
Jumat, 09 Feb 2007 12:01 WIB
Jakarta - Departemen Perdagangan (Depdag) sudah berhasil mengamankan pasokan makanan di Jabodetabek dari terjangan banjir. Namun pasokan tersebut masih sulit didapat warga, karena Depdag tak kuasa mengatasi masalah transportasi."Hilangnya sembako di pasar bukan karena kekurangan pasokan namun lebih karena faktor terhambatnya akses transportasi," kata Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Depdag, Ardiansyah Parman ketika dihubungi detikFinance, Jumat (9/2/2007).Untuk mengurai kusutnya masalah transportasi bahan makanan ini, Depdag telah meminta pelaku usaha melakukan koordinasi distribusi. Akibat sulitnya transportasi ini, sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Induk Kramat Jati juga mengalami kekurangan pasokan beras, meski jumlah beras di Pasar Beras Induk Cipinang telah normal."Kita per hari rata-rata pedagang di Pasar Kramat Jati harusnya dapat 3 ton beras, tapi sekarang cuma 1 ton," kata Ketua Koperasi Pedagang Kramat Jati Anwar Sayatim ketika berbincang dengan detikFinance di Pasar Induk Kramat Jati, Jumat (9/2/2007).Sementara untuk sayur mayur di Pasar Kramat Jati tidak terkendala karena pasokan yang datang dari Cipanas dan sejumlah wilayah di Jawa Barat lancar.
(ir/qom)











































