PLN Diminta Bentengi Gardu Gambir

PLN Diminta Bentengi Gardu Gambir

- detikFinance
Jumat, 09 Feb 2007 13:17 WIB
Jakarta - Gardu Gambir yang merupakan salah satu instalasi vital PLN terendam banjir hingga 1,5 meter. Untuk mencegah kejadian serupa terulang, PLN diminta membentengi gardu Gambir itu.Hal tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro saat mengunjungi Depo Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (9/2/2007). Sebelumnya Purnomo juga menunjungi Gardu Gambir, Jakarta PusatPurnomo mengimbau PLN untuk membangun tembok dua lapis yang membentengi area Gardu Gambir. Sebenarnya gardu yang berbatasan dengan Kali Sunter ini sudah dikelilingi tembok. Namun ternyata tembok itu tak cukup kuat, sehingga ketika banjir menerjang, tembok tersebut jebol pada Minggu, 4 Februari lalu. Air pun menggenangi hingga 1,5 meter. Jebolnya tanggul bukan karena air yang menerjang tembok tetapi karena air menggerus lapisan tanah di bawahnya."Bangun yang lebih kuat, kalau perlu sampai dua meter," imbau Purnomo.Purnomo juga mengimbau PLN untuk berkoordinasi dengan Pemda DKI, terkait pengerukan sungai disebelahnya. Dangkalnya sungai diduga sebagai salah satu penyebab tergenangnya gardu karena air sungai tidak mengalir.Direktur Distribusi dan Transmisi PLN Herman Darnell Ibrahim menambahkan, PLN sudah melakukan investigasi bersama para ahli terkait pemindahan Gardu Gambir. Namun rencana untuk memindahkan gardu ternyata hal yang sulit karena terkendala lahan baru dan biaya yang besar.Purnomo menambahkan, pemerintah akan berkonsentrasi pada keamanan dan keselamatan instalasi atau aset perusahaan terutama di sektor ESDM, seperti listrik dan BBM.Terkait depo Plumpang, Purnomo mendukung Pertamina yang akan membangun tanggul di sekitar Plumpang dan akses langsung ke jalan tol. Menurut Dirut Pertamina Ari Soemarno, pembangunan tanggul dan akses langsung ke jalan tol diperkirakan menelan dana hingga Rp 10 miliar. Menurut Ari, biaya ini masih bisa didanai dari internal Pertamina. "Kalau sampai Rp 20 miliar sih kita sanggup," tandasnya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads