Pertamina Genjot Produksi 69%
Jumat, 09 Feb 2007 15:51 WIB
Jakarta - Pertamina berkomitmen menaikkan produksi minyaknya hingga 69 persen yang diharapkan bisa tercapai pada akhir 2009 atau awal 2010. "Kita sudah berkomitmen untuk menaikkan produksi hingga 69 persen. Ya antara akhir 2009 atau awal 2010," ujar Dirut Pertamina Ari Soemarno, saat perjalanan pulang dari inspeksi ke Depo Plumpang, Jumat (9//2/2007).Untuk menggolkan rencana ini, Pertamina sudah memiliki beberapa lapangan andalan. Diantaranya adalah Pondok Tengah dan Cepu di luar milik Exxon.Komitmen Pertamina ini juga sudah dirundingkan dengan Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kamis 1 Februari 2007 di Hotel Sheraton.Pertemuan tersebut merupakan perundingan one by one antara Departemen ESDM dengan para produsen migas di Indonesia. Pada kesempatan itu dibahas komitmen para produsen untuk berpartisipasi dalam rencana peningkatan produksi migas nasional 30 persen dalam tiga tahun hingga 2009.Untuk peningkatan ini, dana akan diusahakan antara lain dengan project financing. Namun menurut Ari, Pertamina belum memutuskan siapa saja yang akan menjadi sumber pendanaan. "Bisa asing, bisa lokal," katanya. Mengenai pembentukan kartel gas yang diusulkan Rusia kepada negara produsen gas, Ari memiliki jawaban senada dengan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro yang belum berminat ikut kartel tersebut.Menurutnya gas berbeda dengan minyak. Gas tidak bisa disimpan dalam waktu lama. Kalaupun bisa, harus dalam bentuk cair dan proses tersebut membutuhkan prosedur rumit serta biaya yang mahal."Gas beda dengan minyak karena Lebih sulit," tukasnya.
(lih/ir)











































