Hidupkan PLTU Tanjung Priok, IP Rogoh Rp 98,8 Miliar
Sabtu, 10 Feb 2007 14:50 WIB
Jakarta - PLTU Tanjung Priok yang sempat 'istirahat' selama 13 tahun, pada hari ini kembali beroperasi. Untuk menghidupkan kembali, PT Indonesia Power (IP) merogoh dana Rp 98,8 miliar.PLTU Tanjung Priok sebenarnya telah dibangun sejak Oktober 1972. Namun karena kekurangan tenaga, PLTU tersebut akhirnya ditutup sejak tahun 1994.Dan pada Sabtu (10/2/2007) ini, Menneg BUMN Sugiharto meresmikan kembali PLTU Tanjung Priok unit 3 dan 4 di unit bisnis pembangkit PT IP. Sugiharto dalam pidato sambutannya mengaku sangat bangga dengan peresmian PLTU ini karena dalam pembangunannya PLTU itu menggunakan potensi dan tenaga kerja dari dalam negeri tanpa menggunakan tenaga asing."PLTU 2 kali 50 megawatt ini merupakan size yang patut untuk digunakan industri dalam negeri," ujar SugihartoIa menambahkan, pengoperasian kembali PLTU ini berarti penghematan hingga Rp 140 miliar. Sebab, jika harus membangun dari awal PLTU, maka dibutuhkan dana ratusan miliar. Sugiharto menambahkan, PT PAL sebagai kontraktor pembangun PLTU ini akan mendapatkan image yang bagus untuk mendapatkan tender pembangunan PLTU lainnya dari PLN. Karena PT PAL mendiversifikasi hanya dan mendapat value added dari bisnis intinya yang bergerak di bidang industri kapal laut.
(qom/qom)











































