RI Undang Norwegia Kelola Migas di Laut Dalam
Senin, 12 Feb 2007 13:03 WIB
Jakarta -
Pemerintah Indonesia mengundang Norwegia untuk mengembangkan lapangan migas di Laut Dalam di Makassar dan Laut Cina Selatan. Undangan kepada Norwegia disampaikan karena negara tersebut dinilai sudah mumpuni dalam hal teknologi pengembangan blok migas di laut dalam.Hal tersebut disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam acara "Norwegia-Indonesia Petroleum Seminar" di Hotel JW Marriot, Jakarta, Senin (12/2/2007)."Saya kira ini membuka peluang kerjasama dengan Indonesia-Norwegia dalam operasi lepas pantai terutama untuk laut dalam," jelas Purnomo.Pengembangan laut dalam memang membutuhkan teknologi khusus sehingga biaya produksi menjadi mahal. Dengan kerjasama ini diharapkan Norwegia bisa berpartisipasi dalam teknologi tersebut sehingga bisa mengurangi biaya produksi. Duta Besar Indonesia untuk Norwegia Retno LP Marsudi mengatakan, Norwegia tertarik menggunakan Clean Development Mechanism (CDM) seperti pengembangan lapangan migas yang rendah emisi. Teknologi ini diterapkan sebagai kelanjutan dari Protokol Kyoto yang berkomitmen untuk mengurangi emisi dunia.Kerjasama antara Indonesia dan Norwegia sendiri sudah terjalin sejak tahun 1995. Namun kerjasama ini mengalami pasang surut terutama setelah krisis tahun 1998. Selanjutnya, Norwegia akan fokus berpartisipasi dalam hal teknologi dan proses BBM yang rendah emisi.
(qom/ir)










































