Harga Beras di Yogya Meroket
Selasa, 13 Feb 2007 15:52 WIB
Yogyakarta - Harga beras yang tinggi akibat pasokan minim kini menular di sejumlah pasar di Yogyakarta seperti pasar Bringharjo dan Lempuyangan. Harga beras kualitas menengah naik berkisar antara Rp 400 hingga Rp 1.000 per kilogram (kg). Pasokan beras yang minim ditambah belum adanya operasi pasar yang dilakukan pemerintah membuat harga beras melambung.Suparyono, pedagang beras di Pasar Bringharjo mengungkapkan kenaikan harga ini telah terjadi selama 2 pekan belakangan ini. Misalnya untuk jenis C4 ditingkat agen harga naik dari harga Rp 5.250/kg menjadi Rp 5.700/kg, dan ditingkat pedagang pengecer dapat mencapai Rp 6.000/kg. Beras Jenis IR-64 dari semula Rp 5.300/kg menjadi Rp 5.600/kg, Cisadane dari Rp 5.100/kg menjadi Rp 5.500/kg, Pandan Wangi dari Rp 5.700 menjadi Rp 6.500/kg."Saat ini padi belum masa panen dan baru panen 2 bulan kedepan atau Maret," Ujar Suparyono saat ditemui detikFinance di Pasar Bringharjo, Jogyakarta, Selasa (13/2/2007).Suparyono mengatakan bahwa beras yang dijual tersebut adalah stok lama tahun 2006. Pasokan dari Bantul, Delanggu dan Klaten tersendat karena saat ini masih musim tanam dan belum musim panen.Diakuinya dengan harga tinggi tersebut penjualan pun ikut merosot, dari yang sebelumnya dapat menjual 1 ton beras dengan berbagai jenis kini hanya mampu menjual setengah ton beras."Pembeli sekarang banyak yang beli cuma 5 sampai 10 kg dari yang biasanya beli dengan kantongan 20 kg," ucap Suparyono.
(hdi/ir)











































