Industri Minta Perlindungan dari Bahaya Banjir

Industri Minta Perlindungan dari Bahaya Banjir

- detikFinance
Selasa, 13 Feb 2007 16:11 WIB
Jakarta - Banjir Jakarta dan sekitarnya turut merendam sejumlah kawasan industri. Kalangan industri di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung meminta pemerintah serius memberi perlindungan.Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia Kenji Okunaka berharap pemerintah membuat sebuah kolam atau tanggul untuk menampung air kali Cakung yang menjadi sumber banjir sebelumnya.Ditemui disela-sela kunjungan Menperin Fahmi Idris di KBN Cakung, Jakarta, Selasa (13/2/2007), Okunaka mengaku Sharp menderita rugi Rp 150 miliar akibat banjir. Kerugian itu terutama disebabkan terendamnya sejumlah komponen dan barang jadi Sharp.Sementara Fahmi memperkirakan, banjir Jakarta dan sekitarnya menimbulkan kerugian hingga US$ 350-400 juta. Pemerintah akan mengambil kebijakan untuk membantu para pengusaha yang terkena banjir iniMenurut Fahmi ada sekitar 7 pabrik elektronik, 7 pabrik otomotif dan sekitar 23 pabrik komponen peralatan yang mengalami kerugian akibat banjir ini. Depperin dalam sepekan ini akan mendata industri korban banjir.Kebjikan yang akan diambil pemerintah diharapkan bisa terealisasi pada Maret atau April ini. Kebijakan ini, kata Fahmi, sebagai sebuah langkah yang ditempuh pemerintah agar para investor asing tidak mundur dan mencabut dananya dari Indonesia. (dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads