Neraca Gas Akan Direvisi
Selasa, 13 Feb 2007 18:27 WIB
Jakarta - Neraca Gas akan direvisi atau dilakukan penambahan data pada pertengahan tahun 2007. Hal ini karena neraca gas yang disepakati pada tanggal 31 Januari 2007 lalu ternyata tidak memasukkan cadangan gas dari blok Eastkal di Kalimantan Timur. Chevron sebagai perusahaan yang mengelola blok tersebut belum menyerahkan Plan of Development (PoD) ke pemerintah sejak tanggal 1 Januari 2007 lalu. "Kalau ada data baru yang masuk ya kita bisa revisi pada pertengahan tahun," kata Dirjen Migas Departemen ESDM Luluk Sumiarso usai RDP Tim Pembahasan fit and proper test BPH Migas dengan Komisi VII DPR RI, di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2/2007).Neraca gas merupakan sebuah neraca yang berisi perhitungan permintaan dan cadangan gas di setiap wilayah Indonesia yang terbagi dalam 9 wilayah.Direktur Perencanaan BP Migas Achmad Luthi sebelumnya mengatakan, Chevron baru baru menyelesaikan perhitungan satu lapangan di blok Eastkal yaitu lapangan Sadewa. Sedangkan POD baru akan diajukan jika Chevron sudah selaikan 3 lapangan lainnya yaitu lapangan Ranggas, Gehem, dan Ranggalo. Padahal lapangan Sadewa sendiri ternyata sudah berkurang jumlah cadangan gasnya hingga 80 persen.Neraca gas ini dibuat berdasarkan data yang masuk hingga tanggal 1 Januari 2007 dan ditandatangani pada tanggal 31 januari 2007 oleh Dirjen Migas, Pejabat dari Departemen Perindustrian, Dirut PLN, Dirut Pertamina, dan Dirut PGN. Sejauh ini neraca gas tersebut sudah diserahkan ke Departemen ESDM dan akan diajukan ke presiden pada sidang kabinet mendatang.
(hdi/qom)











































