NSW Tanjung Priok Ditunda

NSW Tanjung Priok Ditunda

- detikFinance
Rabu, 14 Feb 2007 11:21 WIB
Jakarta - Pelabuhan Tanjung Priok belum siap menerapkan kebijakan National Single Window (NSW) pada Juli 2007. Pelabuhan utama di Indonesia itu menunda penerapan NSW hingga akhir tahun 2007. Penundaan ini terjadi karena tim persiapan NSW ingin mengkaji lebih teliti serta masih mendengar masukan dari stakeholder menegenai penerapan sistem nasional satu jalur kepabeanan itu."Sekarang kita lagi seminar dan workshop, dari hal inilah kita hitung dan minta masukan stakeholder, Juli ini tidak realistis," kata Dirjen Bea Cukai (BC) Anwar Suprijadi, disela Seminar Nasional dan Workshop Indonesia Single Window, di Kantor Ditjen Bea Cukai, Jalan Ahmad Yani, Jakarta, Rabu (14/2/2007).Menurut Anwar penerapan di bulan Juli tidak realitis karena waktunya yang cukup mepet. Sebelum diterapkan NSW harus ada semacam kriteria penerapan sistem yang baku yang harus ditetapkan."Nanti kalau mendadak bapak-bapak (wartawan) curiga juga, dikira ada kepentingan. Selama ini sebenarnya kriterianya ada, tapi masih kita siapkan dan didiskusikan supaya ada transparansi dan akuntabilitas yang jelas," papar Anwar.Meskipun penerapan NSW di Tanjung Priok diundur, namun Anwar yakin hal ini tidak akan menunda penerapan NSW secara nasional pada 2008."Nasional tidak ditunda tetap 2008, Tanjung Priok kan hampir 60-70 persen ekspor dan impor kita, kalo itu bisa diimplementasikan maka jika dikembangkan di daerah lain tidak ada masalah," ujar Anwar.Sementara, mengenai evaluasi penerapan NSW di Pelabuhan Batam yang sudah dimulai sejak Desember 2006 masih ditemukan kendala. Terutama mengenai sistem informasi yang belum terintegerasi karena masih menggunakan sistem informasi BC. (hdi/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads