Tender BBM PLN Jangan Sampai Jadi Bumerang

Tender BBM PLN Jangan Sampai Jadi Bumerang

- detikFinance
Rabu, 14 Feb 2007 16:18 WIB
Jakarta - Pemerintah memperingatkan PLN untuk mengkaji kembali keputusan untuk tender BBM. Jangan sampai rencana ini justru menjadi bumerang bagi PLN sendiri. Hal ini diungkapkan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen ESDM J Purwono usai konfrensi pers mengenai bantuan banjir di kantor LPE Kuningan hari ini Rabu (14/02/2007). "Harus dilakukan kajian mendalam supaya jangan sampai begitu dilaksanakan nanti tiba-tiba hasilnya kesulitan bagi PLN sendiri," ujarnya. Menurut Purwono, jika PLN memutuskan membeli BBM melalui tender, artinya PLN akan terikat dengan aturan pembayaran yang ketat. Jika sampai terjadi gagal bayar, PLN bisa terkena penalti, yang tentu itu akan lebih memberatkan PLN. Padahal selama ini PLN masih mengunggak utang sebesar Rp 13 Triliun ke Pertamina sebagai pemasok BBM untuk pembangkit PLN selama ini. Alasan PLN melakukan tender adalah untuk mencari harga yang lebih murah ketimbang dari Pertamina, sekaligus mengurangi beban utang ke Pertamina dimasa mendatang. Purwono menyarankan agar PLN membandingkan keuntungan dan kerugian antara sistem tender ini dan mekanisme yang selama ini dilakukan. Selain itu beliau menekankan perlu kontrak yang jelas antara PLN dan pemasok BBM agar tidak terjadi masalah lagi. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads