Harga Beras 'Miring' Karena Ada Promosi
Kamis, 15 Feb 2007 15:10 WIB
Beras - Hampir sepekan lebih, harga beras di beberapa pasar di Bandung masih melambung tinggi berkisar Rp 6.000 hingga Rp 7.000 per kg. Kalaupun toh ada yang menjual lebih murah, itu karena si pemilik kios sedang promosi.Dari pantauan detikFinance di Pasar Astanaanyar, Jalan Astanaanyar Bandung, beberapa kios beras masih mematok harga cukup tinggi. Untuk beras IR64 atau kualitas sedang, harga berkisar Rp 6.000 hingga Rp 6.500 per kg. Sementara untuk beras pandan wangi harganya Rp 7.000 per kg."Sudah hampir 10 hari ini harga masih mahal ga turun-turun. Mungkin karena belum panen, jadi stoknya kurang. Makanya kebanyakan pembeli membeli beras hanya 5 kg atau 10 kg," ujar Acu, salah satu pedagang beras di Pasar Astanaanyar saat ditemui di kiosnya, Kamis (15/2/2007).Harga yang sama juga ditawarkan oleh kios-kios lainnya seperti di kios H Zaenal dan Ayong. Namun, berbeda dengan kios milik Ali. Di kios ini, harga beras masih ada yang di bawah Rp 6.000, yaitu untuk medium Rp 5.700 dan pandan wangi Rp 6.200."Ini lagi masa promosi neng, saya kan baru buka kios disini tiga hari lalu. Nanti senin depan juga harganya akan sama dengan kios-kios lainnya," ujar Ali sambil tersenyum saat ditanya kenapa harga berasnya lebih murah dibandingkan kios lainnya.Menurut Ali pemotongan harga beras dilakukan untuk menarik para pelanggan. "Kalau sudah pada tahu mah, ya harga berasnya mahal kaya kios lainnya," kata dia.Sementara itu di Pasar Induk Caringin, Jalan Kopo, harga beras di pasar ini sedikit lebih murah Rp 100 hingga Rp 200 dibandingkan dengan di Astanaanyar. Didi, pedagang beras di Pasar Induk Caringin mengatakan sudah dua hari ini harga beras sedikit mengalami penurunan."Tapi turunnya ngga besar, cuma Rp 100 hingga Rp 200 per kg. Saya belum tahu nih, apa akan naik lagi atau terus turun. Karena harga beras sekarang sulit diprediksi," ujarnya.
(ern/qom)











































