Panen Raya Maret, Ada Surplus Beras 1,7 Juta Ton

Panen Raya Maret, Ada Surplus Beras 1,7 Juta Ton

- detikFinance
Kamis, 15 Feb 2007 15:35 WIB
Jakarta - Pemerintah yakin harga beras kembali ke titik normal dalam waktu tidak lama lagi. Sejumlah daerah dijadwalkan mulai memasuki panen raya akhir bulan ini sampai Maret. "Diperkirakan pada Maret nanti kita ada surplus 1,7 juta ton," kata Menko Perekonomian Boediono usai mengikuti rapat stabilisasi harga beras di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (15/2/2007).Rapat diikuti 13 Gubernur, Mendag Mari Pangestu, Mendagri M Ma'ruf, Menneg BUMN Sugiharto, Menkeu Sri Mulyani, Mentan Anton Apriyantono, Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta.Dalam rapat tersebut, sejumlah daerah melaporkan tentang prospek panen raya. Untuk Februari ini yang akan panen raya adalah Riau. Sementara daerah yang akan panen raya Maret adalah Sulsel, Jatim, Jabar dan Sumsel. Diperkirakan total produksi mencapai 4,3 juta ton. Boediono menyampaikan, Presiden SBY berpesan agar jangan sampai harga di tingkat petani jatuh pada saat panen raya. Impor beras yang akan dilakukan pada bulan Maret agar disesuaikan dengan kondisi panen raya itu. "Musim panen nanti harga beras harus dijaga, tidak mengalami penurunan. Impor pun agar disesuaikan dengan situasi supaya harga di tingkat petani tidak turun," jelas Boediono.Meskipun tidak lama lagi ada panen raya, untuk menstabilkan harga saat ini operasi pasar dan penyaluran raskin tetap dilanjutkan. Berapa pun kebutuhannya akan disuplai oleh pemerintah. Menurut Boediono, saat ini harga beras jenis IR masih berkisar Rp 4.600/kg. Diharapkan harga bisa turun ke Rp 4.250/kg. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads