Pertumbuhan Ekonomi RI Turun Jadi 5,5 Persen
Jumat, 16 Feb 2007 15:37 WIB
Jakarta -
Pertumbuhan ekonomi atau Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang tahun 2006 hanya mencapai 5,5 persen yang turun dibanding tahun 2005 yang sebesar 5,6 persen.Pertumbuhan ekeonomi turun karena faktor investasi yang melemah. Tahun 2004 investasi tumbuh 14,6 persen, tahun 2005 tumbuh 10,8 persen dan tahun 2006 tumbuh hanya 2,91 persen."Jadi terjadi suatu penurunan yang terpola. Harapan kita 2007 ada kebangkitan, saya tidak tahu caranya tapi ini memang sudah mencapai titik kulminasi," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan, dalam jumpa pers di Kantor BPS, Jalan Dr Sutomo, Jakarta, Jumat (15/2/2007).Selain faktor investasi banyaknya bencana yang terjadi selama 2006 seperti gempa bumi di beberapa daerah telah mengakibatkan penurunan pertumbuhan ekonomi."Bencana telah mengambil resources untuk mendukung pembangunan baik itu dari pemerintah maupun masyarakat sendiri. Dana-dana itu digunakan untuk me-recover bencana, sehingga untuk menanamkan dana di investasi itu terhamabat. Kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa," papar Rusman. Menurut Rusman, jika tidak ada bencana alam PDB 2006 bisa di atas 5,5 persen. "Tapi saya tidak tahu apakah bisa mencapai 5,8 persen atau 6 persen saya belum punya hitungannya," tutur Rusman.Semua sektor ekonomi mengalami pertumbuhan positif. Pertumbuhan tertinggi di sektor pengangkutan dan komunikasi 13,6 persen dan terendah sektor penggalian dan pertambangan 2,2 persen.Sumber utama pertumbuhan ekonomi adalah ekspor 4,1 persen. Diikuti konsumsi rumah tangga 1,9 persen, konsumsi pemerintah 0,7 persen, modal tetap bruto atau investasi 0,7 persen dan impor 2,8 persen.Sementara PDB triwulan IV-2006 menurun 1,9 persen dibanding triwulan III-2006 karena adanya paceklik beras. Kontribusi beras terhadap PDB masih sangat besar.PDB year on year (YoY) triwulan IV-2006 menjadi 6,1 persen dibanding YoY triwulan III-2006 sebesar 5,9 persen.
(ir/qom)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































