Piutang RDI Capai Rp 57,74 T
Senin, 19 Feb 2007 12:59 WIB
Jakarta - Hingga 30 September 2006 jumlah piutang rekening dana investasi (RDI)sudah mencapai Rp 57,74 triliun.RDI merupakan pinjaman luar negeri yang disalurkan kepada Pemda, BUMN,BUMD dan koperasi untuk mendukung perekonomian nasional.Hal tersebut disampaikan Menkeu Sri Mulyani Indrawati dalam raker denganKomisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/2/2007).Komposisi piutang RDI berdasarkan sektor, antara lain sektor pertambangandan energi ngutang 37,9 persen, sektor keuangan 18,89 persen, Pemda 12,17persen, industri 12,07 persen."Di sektor pertambangan dan energi ada PLN, Perusahaan Gas dan Pertamina,dulu banyak yang diteruspinjamkan. PLN kebanyakan untuk pembangunantransmisi," ujarnya.Meskipun sektor pertambangan dan energi paling banyak memperoleh RDI,namun tidak pernah menunggak.Per 30 september 2006, tunggakan pokok RDI mencapai 6,1 triliun. Sektorkeuangan paling banyak nunggak, sebesar Rp 2,7 triliun atau 44,73 persen,disusul Pemda 22,23 persen Rp 1,3 triliun.
(qom/qom)











































