Grobogan Buka 1.000 Hektar Lahan untuk Biodesel

Grobogan Buka 1.000 Hektar Lahan untuk Biodesel

- detikFinance
Rabu, 21 Feb 2007 16:06 WIB
Grobogan - Kabupaten Grobogan membuka sekitar seribu lahan untuk memroduksi biji jarak menjadi biodesel. Lahan itu tersebar di empat kecamatan.Dalam laporannya, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro menyatakan, lahan itu terdapat di Kecamatan Grati seluas 500 hektar, Sumber Agung (250 hektar), Kalang Kuncari dan Karang Gayung (100 hektar)."Ada 16 kecamatan lain yang lahannya juga ditanami biji jarak. Kalau dihitung secara kasar, luas lahannya mencapai 400 hektar. Jadi total di Grobogan ada 1000 hektar," katanya dalam peresmian Desa Mandiri Energi di Desa Tanjung Harjo, Kecamatan Ngaringan, Kab. Grobogan, Rabu (21/2/2007).Lahan itu digarap oleh 6 plasma. Untuk mengolah biji jarak, masing-masing plasma mempekerjakan minimal 3 orang. Tenaga kerja akan bertambah lebih banyak, jika bidang produksi seperti penanaman biji jarak turut dihitung."Dengan sendiri, Desa Mandiri Energi akan membuka lapangan kerja, mengentaskan kemiskinan, dan menumbuhkan ekonomi pedesaan," jelasnya.Sementara Bupati Grobogan Bambang Pudjiono menyebutkan, untuk menyukseskan program pemerintah, pihaknya telah menyosialisasikan biodesel sejak tahun 2005 lalu, menjalin kerja sama dengan PT RNI, PT Guna Mete Indonesia, penyediaan bibit sebanyak 12.500, dan menyalurkan bantuan dari Pemprov maupun pemerintah pusat."Namun hasilnya belum dibuat minyak, hanya dijual dalam bentuk bibit dan stek. Kami mohon bantuan pemerintah pusat untuk pembukaan pasarnya," katanya.Desa Mandiri Ekonomi diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelum meninggalkan lokasi, SBY menyempatkan diri melihat pameran pembuatan biodesel di PT Enhil (Energi Hijau Lestari) dan melihat desa-desa yang telah menggunakan biodesel. (try/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads