Wal-Mart Ditolak di India

Wal-Mart Ditolak di India

- detikFinance
Jumat, 23 Feb 2007 11:09 WIB
Mumbai - Rencana kehadiran Wal-Mart di India mendapat protes keras. Raksasa ritel dari AS itu dinilai bisa mengurangi pendapatan penduduk India yang banyak menggantungkan hidupnya pada sektor ritel.Sebuah protes digelar menyambut kedatangan eksekutif Wal-Mart ke India yang dimaksudkan untuk menjalin kerjasama dengan Bharti Enterprises. Para demonstran melakukan aksinya didepan dengan membawa spanduk 'Selamatkan Peritel Kecil'. Demikian seperti dikutip dari BBC, Jumat (23/2/2007).Vice-chairman Wal-Mart Michael Duke sedang berada di Mumbai untuk melakukan pembicara dengan pimpinan Bharti dan perwakilan pemerintah. Wal-Mart dan Bharti tengah menjajaki kerjasama untuk cash and carry."Mr Duke ke India untuk mempelajari lebih lanjut tentang pasar dan juga bisnis cash and carry," demikian pernyataan dari Wal-Mart.Industri ritel India memiliki pangsa sekitar US$ 300 miliar per tahun. Besarnya pasar tersebut membuat peritel kelas dunia seperti Metro, Carrefour dan Tesco tergiur untuk memasukinya.FDI Watch India terus berupaya menghadang masuknya peritel asing tersebut. Mereka menilai masuknya Wal-Mart bisa mengancam peritel kecil India."Sekitar 40 juta orang India tergantung sektor ritel dan orang-orang tersebut bisa hancur jika Wal-Mart diizinkan masuk ke pasar ritel India," tegas juru bicara FDI Watch. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads