Ekspor 2007 Terkendala Melemahnya Harga Komoditas
Senin, 26 Feb 2007 17:03 WIB
Jakarta - Target pertumbuhan ekspor tahun 2007 hanya 14,5 persen atau lebih rendah dari pencapaian 2006 yang sebesar 19 persen.Menurunnya ekspor tahun ini karena perkiraan melemahnya harga komoditas primer, yang dipicu oleh pertumbuhan eksternal yang turun dan meningkatnya stok di pasar. Selain itu ekspor Indonesia juga akan terkendala kampanye negatif maupun peningkatan berbagai syarat teknis kesehatan dan lingkungan terhadap beberapa produk ekspor Indonesia seperti CPO, kopi, udang, sepatu dan furnitur yang akan menekan kinerja ekspor.Indeks harga komoditas primer utama ekspor Indonesia seperti batubara, CPO, karet alam, tembaga dan timah diperkirakan akan turun 3,4 persen di tahun 2007 dan 13 persen di tahun 2008.Demikian disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) Mari Elka Pangestu, dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) dengan Wapres Jusuf Kalla dan sejumlah menteri ekonomi terkait, mengenai dukungan lintas sektoral terkait kinerja ekspor 2007, di Gedug Depdag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Senin (26/2/2007). Faktor di dalam negeri juga turut mempengaruhi melemahnya pertumbuhan ekspor.Seperti masalah infrastruktur jalan dan sarana pelabuhan yang tidak memadai sehingga menjadi hambatan arus ekspor dan impor bahan baku dan menimbulkan biaya tinggi. Kondisi ini semakin diperparah oleh kerusakan sejumlah prasarana akibat bencana alam."Turunnya kegiatan investasi tahun 2006 juga ikut mempengaruhi kemampuan peningkatan kapasitas ekspor. Investasi barang modal tahun lalu baru terlihat meningkat pada kuartal IV-2006 dan dibutuhkan 2-4 kuartal agar bisa efektif dalam peningkatan kapasitas ekspor," tutur Mari.Hal ini, lanjut Mari, dapat dibandingkan dengan keadaan sebelumnya dengan kenaikan investasi barang modal di tahun 2004 sampai pertengahan 2005 yang mendukung kapasitas ekspor di tahun 2005 dan 2006.Pada tahun 2006 kinerja ekspor Indonesia mencapai rekor baru di atas US$ 100 miliar. Namun tahun ini tantangan akan semakin berat karena banyaknya masalah eksternal maupun internal.
(ir/qom)











































