BBM Ditenderkan, PLN Berharap Bisa Ngirit 10%

BBM Ditenderkan, PLN Berharap Bisa Ngirit 10%

- detikFinance
Senin, 26 Feb 2007 17:26 WIB
Jakarta - PT PLN (Persero) berharap bisa menurunkan biaya pengeluaran untuk BBM hingga 10 persen dengan melakukan tender pasokan BBM. "Kita harapkan minimal 10%, syukur-syukur bisa lebih, namanya juga harapan," kata Wakil Ketua Panitia Pengadaan BBM untuk Pembangkit PLN Widayanto di kantor PLN Pusat Jl. Trunojoyo Jakarta Selatan, Senin (26/02/2007). Sayangnya Widayanto tidak bisa memberikan keterangan jumlah biaya yang dikeluarkan PLN selama ini. Alasannya, karena konsumsi BBM tiap bulannya berbeda. Yang pasti, volume konsumsi BBM PLN pada 2006 mencapai 10,05 kilo liter yang semuanya berasal dari Pertamina. Penurunan 10 persen itu menurut Widayanto, sudah termasuk pengeluaran untuk transportasi ke lokasi pembangkit PLN. Selama ini, Pertamina hanya memasang tarif BBM sampai ke kilangnya saja. Sedangkan dari kilang BBM ke pembangkit menjadi tanggungjawab pembeli (PLN). Cara ini disebut Front On Board (FOB). Sehingga PLN mempunyai dua kontrak, pertama soal BBM, kedua soal transportasi BBM yang diurus pihak ketiga. Dalam tender kali ini, PLN akan menerapkan sistem 1 kontrak. Jadi, harga yang dibeli PLN sudah termasuk biaya transportasi hingga ke lokasi pembangkit. Namanya Cost Insurance Freight (CIF). "Jadi kita hanya tandatangan satu kontrak. Kita tidak pusing lagi mikirin bagaimana BBM sampai ke pembangkit," ujarnya. Hingga saat ini baru 32 peserta dari 46 peserta prakualifikasi yang mengambil berita acara yang berisi jawaban tertulis mengenai proses prakualifikasi. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads