Boediono: Yang Penting Anggaran Tak Dikorupsi

Boediono: Yang Penting Anggaran Tak Dikorupsi

- detikFinance
Selasa, 27 Feb 2007 12:02 WIB
Jakarta - Dugaan penggelembungan anggaran belanja barang dan modal pemerintah masih bisa ditolerir. Yang penting dana anggaran belanja itu tidak dikorupsi.Hal tersebut ditegaskan Menko Perekonomian Boediono menanggapi laporan dari Direktur Inter-Cafe Iman Sugema tentang dugaan penggelembungan anggaran belanja barang dan modal pemerintah hingga 200-300 persen. Jika tidak digelembungkan, pemerintah mestinya bisa menghemat Rp 70-80 triliun per tahun."Tapi intinya, itu kan plafon. Nanti yang beneran itu waktu tender. Asal tidak dikorupsi, uangnya kan masih di negara," jelas Boediono saat ditemui di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (27/2/2007).Boediono menambahkan, usulan-usulan anggaran tersebut telah dibahas di tingkat teknis yakni di eselon I dan II dan telah sesuai plafon anggaran. "Plafon tidak terpakai karena unit cost-nya lebih murah. Sebagai hasil tender itu yang kita inginkan. Jadi tidak terpakai pada saatnya. Mungkin kelemahannya begitu, tapi kan uang itu tidak hilang," katanya. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads