CPO RI Kena Kampanye Negatif

CPO RI Kena Kampanye Negatif

- detikFinance
Jumat, 02 Mar 2007 12:45 WIB
Jakarta - Produk kelapa sawit mentah (CPO) Indonesia sedang menghadapi masalah berat karena terkena kampanye negatif dari beberapa negara pesaing.Untuk menangkalnya, pemerintah kini sedang berupaya mempromosikan produk CPO yang masuk dalam kategori 10 komoditas prioritas itu."Tentunya kita sendiri melakukan promosi karena adanya kampanye negatif untuk produk CPO yang mulai digencarkan lagi negara pesaing. Negara pesaing itu tentunya tidak ingin kita menjadi produsen dan eksportir CPO terbesar," kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Departemen Perdagangan, Diah Maulida.Hal itu diungkapkan Diah, usai mengikuti breakfast meeting tentang penggunaan produk dalam negeri non-alutsista di Gedung Departemen Perindustrian (Depperin), Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (2/3/2007).Kampanye negatif yang digencarkan pesaing tersebut dari produsen yang memproduksi jenis lain CPO, seperti dari bahan soya bean dan sunflower "Persaingan akan lari kesitu, mereka kan tidak ingin CPO kita mengisi kebutuhan, maka itu kampanye negatif harus diperangi bersama," tukas Diah."Kalau kita butuh CPO dalam jumah banyak tentunya produksi dalam negeri harus ditingkatkan dan di on farm dan harus dibenahi," lanjut Diah.Hal lain yang harus dilakukan dalam jangka panjang adalah dengan menyiapkan industri hilir, seperti pengembangan biodiesel.Pada Selasa depan (5/3/2007), pemerintah akan melakukan rapat konsolidasi untuk menindaklanjuti instruksi wapres Jusuf Kalla soal pembenahan CPO untuk kebutuhan ekspor dan lokal.Produksi sawit Indonesia saat ini bersaing ketat dengan Malysia untuk menjadi nomor satu. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads