BM Mobil Penumpang Turun, Industri Lokal Menjerit
Selasa, 06 Mar 2007 17:09 WIB
Jakarta -
Produsen otomotif dalam negeri menilai penurunan bea masuk (BM) terhadapkendaraan pengangkut penumpang di atas 10 orang berdampak negatif untuk industri otomotif dalam negeri.Pemerintah menurunkan bea masuk kendaraan CBU penumpang di atas 10 orang dengan daya angkut 8-16 ton dari 40 persen ke 20 persen."Waduh, impor CBU bea masuknya cuma 20 persen bagaimana industri lokal bisa kalah bersaing, kalau saya melihat ini akan berdampak negatif pada industri," kata Presdir PT Astra Nissan Diesel Indonesia (ANDI) Djony Bunarto, dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (6/3/2007).Djony mengaku baru mengetahui keputusan penurunan bea masuk tersebut. Gaikindo juga akan membahas masalah ini, karena penurunan BM tidak hanya berdampak pada industri otomotif tapi juga aturannya seperti komponen."Bagaimanapun komponen perlu diproteksi, kita jangan hanya bicara dagang, tapi industri dipertimbangkan. Dari sisi industri kebijakan ini kurang kondusif," jelas Djony.
(hdi/ir)










































